Tulungagung, Pada
tanggal 8 Januari 2015 Umayah sedang berada di acara perayaan pernikahan di
Rumah Muksin warga dsn Jati Desa Kdungcangkring Kecamatan Pagerwojo, ditempat
tersebut, sebut saja waroh juga berada ditempat yang sama, tak disangka ada
sedikit perbedaan pendapat yang akirnya Pemukulan, Umayah dipukul dengan ember
dan di cakar berulang kali pada bagian
kepala muka dan leher hingga mengeluarkan darah,bahkan kalung umayah putus akibat adegan tersebut, merasa dirinya
dianiaya akirnya Umayah melaporkan Waroh di Polsek Pagerwojo
Umayah
melaporkan kelakuan Waroh di Polsek Pagerwojo pada tanggal yang sama dengan
kejadian itu, di Polsek Pagerwojo Umayah di terima bagian SPKT dan dibuatkan bukti
laporan dengan No laporan : LP/01/I/2015 JATIM/Res T.Agung/sek Pgwj, setelah
diterima SPKT barulah Umayah diperiksa oleh Bagian Reskrim Polsek Pagerwojo,di
Hadapan Unit Reskrim Polsek Pagerwojo yang di komandani oleh Kanit Sunyoto umayah menerangkan kejadian dari awal secara
utuh, juga disampaikan oleh Umayah bahwa bagian kepalanya terasa sakit dan
pusing,namun dari pihak pihak yang berkewajiban tidak ada saran agar Umayah Cek
di bagian Kesehatan untuk melihat kondisinya secara detail
Menurut informasi,
Korban akirnya Rawat Inap di Puskesmas
Kalangbret dengan biaya sendiri,tanpa ada bantuan biaya sedikitpun dari pelaku,
dan yang membuat aneh Kepala Puskesmas kalangbret tidak mengakui kalau Umayah
rawat inap di Puskesmas dimaksud,menurut Puskesmas Kalangbret Umayah mengalami
Pusing dan setelah di obati selang waktu dua Jam di nyatakan sembuh, pada hal Umayah
berada di Pukesmas Pagerwojo lebih dari 24 jam
Berikut Komentar
Umayah : Saya dipukul di bagian muka dan kepala pakai ember oleh Waroh hingga
mengeluarkan darah,bahkan sampai saat ini saya masih pusing makanya saya
berobat di Puskesmas Kalangbret,bahkan sampai sekarang saya masih terasa
pusing, ungkapnya.
Berikut Komentar
Bagian Hukum PEWARTA” perlakuan
penganiayaan yang menimbulkan sebuah kerugian sehingga aktifitas sesorang
terhenti bisa diancam dengan pasal 351 KUHP, kondisi Umayah VS Waroh semestinya
masuk dalam pasal tersebut, meng ingat korban terhenti aktifitasnya akibat dari
pemukulan pelaku, tegas biro hukum PEWARTA.
Bagaimana hal
tersebut menurut Polsek Pagerwojo ? tim belum bisa bertemu dengan Bapak I
Nengah Suteja selaku kapolsek Pagerwojo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar