Tulungagung.Dalam
rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tulungagung,Pemkab
Tulungagung melalui Dipenda Tulungagung mengelar seminar IPAD ( Intensifikasi
Pendapatan Asli Daerah), seminar digelar pada hari selasa 25 Nopember 2014 di
hotel Crow Tulungagung.
Seminar dibuka oleh Bupati
Tulungagung yang mulia Syahri mulyo,S.E, M.Si di ikuti 100 orang peserta yang
terdiri dari SKPD penghasil dan pejabat eselon III, IV dan staf Dipenda
Tulungagung.
Menurut Eko Sugiono.M.M
selaku Kepala Dipenda Tulungagung
mengatakan” kegiatan ini dimaksud untuk mengetahui potensi potensi Asli Daerah
di Kabupaten Tulungagung sehingga dapat menentukan penghitungan target
Pendapatan Asli Daerah Tulungagung tahun anggaran 2015,juga untuk menetralisir
kendala atau hambatan dalam meningkatkan PAD Kabupaten Tulungagung tahun 2012
sampai tahun 2014 dengan menitik beratkan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah”.
Bagai mana menurut anda atas hal tersebut
????.......................................................
Terbukti banyak Perusahaan
liar dibiarkan oleh Pemkab Tulungagung, apakah ini merupakan langkah dari
Pemkab Tulungagung untuk meningkatkan Pendapatan Daerah, coba lihat Pemkab
Tulungagung dalam menyelesaikan Laporan Masyarakat mengenai Perusahaan Bodong
di Desa Wates Campur Darat, jelas Jelas ada bangunan tanpa IMB di pakai tempat
produksi Prodag Ekspor dan hal tersebut telah dilaporkan 6 ( enam ) bulan yang lalu tetapi sampai
saat ini belum ada ujung pangkalnya.
Berikut Komentar Totok
Yulianto Sekjend LSM CAKRA” melihat kenyataan yang ada, kepercayaan kami
terhadap Pemkab Tulungagung minus, sehingga kami ber asumsi Seminar IPAD
hanyalah ulah dari mereka untuk menghabiskan Anggaran.
halah kayak dak hafal aja, lagu lama brow, ini kan akir tahun, paling mereka bingung menghabiskan anggaran
BalasHapus