Minggu, 07 Desember 2014

Benarkah Dipenda Gelar Seminar IPAD Untuk Meningkatkan PAD? Atu Hanya Untuk Menghadiskan Anggaran !!




Tulungagung.Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tulungagung,Pemkab Tulungagung melalui Dipenda Tulungagung mengelar seminar IPAD   ( Intensifikasi Pendapatan Asli Daerah), seminar digelar pada hari selasa 25 Nopember 2014 di hotel Crow Tulungagung.
Seminar dibuka oleh Bupati Tulungagung yang mulia Syahri mulyo,S.E, M.Si di ikuti 100 orang peserta yang terdiri dari SKPD penghasil dan pejabat eselon III, IV dan staf Dipenda Tulungagung.
Menurut Eko Sugiono.M.M selaku  Kepala Dipenda Tulungagung mengatakan” kegiatan ini dimaksud untuk mengetahui potensi potensi Asli Daerah di Kabupaten Tulungagung sehingga dapat menentukan penghitungan target Pendapatan Asli Daerah Tulungagung tahun anggaran 2015,juga untuk menetralisir kendala atau hambatan dalam meningkatkan PAD Kabupaten Tulungagung tahun 2012 sampai tahun 2014 dengan menitik beratkan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah”.
 Bagai mana menurut anda atas hal tersebut ????.......................................................
Terbukti banyak Perusahaan liar dibiarkan oleh Pemkab Tulungagung, apakah ini merupakan langkah dari Pemkab Tulungagung untuk meningkatkan Pendapatan Daerah, coba lihat Pemkab Tulungagung dalam menyelesaikan Laporan Masyarakat mengenai Perusahaan Bodong di Desa Wates Campur Darat, jelas Jelas ada bangunan tanpa IMB di pakai tempat produksi Prodag Ekspor dan hal tersebut telah dilaporkan     6 ( enam ) bulan yang lalu tetapi sampai saat ini belum ada ujung pangkalnya.
Berikut Komentar Totok Yulianto Sekjend LSM CAKRA” melihat kenyataan yang ada, kepercayaan kami terhadap Pemkab Tulungagung minus, sehingga kami ber asumsi Seminar IPAD hanyalah ulah dari mereka untuk menghabiskan Anggaran.

1 komentar:

  1. halah kayak dak hafal aja, lagu lama brow, ini kan akir tahun, paling mereka bingung menghabiskan anggaran

    BalasHapus