“Kau sekarang terlihat
bod*h Sas ,tidak nampak seperti sahabatku yang kukenal puluhan tahun silam”Apa
yang terjadi??” kata itu terngiang kembali saat penulis berada dalam pesawat dari
Banjarmasin tujuan kota pahlawan Surabaya.
Saat itu Bukanlah kata-kata
tersebut yang membuat penulis terbebani, karena bagi kami terutama dilingkungan
aktifis era 80an sudah terbiasa
melontarkan kiasan demikian untuk memacu semangat berkarya agar lebih baik dan
berkualitas, namun penulis sepekan terakhir ini sering mendengarkannya, bahkan
beberapa hari lalu sebuah harian nasional mengulas berita tentang seorang tokoh
nasional yang gemar sekali melontarkan kata kata gobl*k” demikian vulgarnya
pada lawan bicara.......Bob Sadino.....seorang tokoh nasional sekaligus
pengusaha ternama juga nyentrik, yang identik dengan celana pendeknya. Bila
bertemu para kolega beliau selalu mengenakan celana pendek, tidak terkecuali
mantan Presiden Soeharto yang pada jaman orde baru sangat ditakuti lawan-lawan
politiknya pada masa itu.
Uniknya...penulis mengalami
sendiri ungkapan itu terlontar dari Desmon J Mahendra seorang tokoh nasional,
Ketua Majelis Jaringan Pro Demokrasi yang juga Ketua DPP Gerindra dikala bertemu
disela-sela diskusi yang membahas segala aspek baik lokal maupun skala nasional.......penulis
akan ceritakan pada kesempatan lain......
Desmon J Mahendra identik
dengan kepala plontos alias gundul klimis merupakan salah satu tokoh politik yang
sangat populer saat ini,mengingat pendapatnya menjadi salah satu rujukan bagi
kawan kawan aktifis.
Bila seorang Bob Sadino
berdalih “kenapa saya mengatakan orang itu gobl*k, karena saya sudah menggobl*k
an diri saya ribuan kali”..
Nah....bagi Desmon J
Mahendra apakah juga demikian...!!!!
Penulis ingin bermimpi di
dalam pesawat ini...seandainya muncul...desmon...desmon yang lain...betapa
indahnya.....Indonesia Raya.......
Good luck my friend..godbles
with you......
Dari gobL*k orang akan berubah menuju pandai....!
BalasHapus